Jakarta, 5 September 2025 – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW mendorong peningkatan mobilitas masyarakat menuju Yogyakarta dan Solo, dua destinasi favorit wisatawan. Lonjakan ini berdampak langsung pada tingginya okupansi layanan kereta api di Daop 6 Yogyakarta.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pada Kamis (4/9), total pelanggan KA jarak jauh di seluruh Indonesia mencapai 192.186 orang. Khusus untuk Yogyakarta dan Solo, KA Joglosemarkerto menjadi primadona dengan tingkat keterisian hampir 200 persen.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa integrasi layanan menjadi kunci agar masyarakat tetap bisa menikmati perjalanan dengan baik.
“Melalui layanan terintegrasi, pelanggan dapat lebih mudah mengakses perjalanan jarak jauh, mobilitas harian, maupun transportasi ke bandara secara efisien dan terukur di wilayah Daop 6 Yogyakarta sebagai daerah wisata,” ujar Anne.

Selain KA jarak jauh, layanan Commuter Line juga mengalami lonjakan tajam. Jumlah pengguna Commuter Line Yogyakarta meningkat menjadi 22.602 orang pada 4 September, naik signifikan dari awal bulan. KA Prameks Yogyakarta–Kutoarjo pun ikut terdongkrak.

Untuk memastikan semua penumpang terlayani, KAI Commuter Area 6 menambah empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur menjadi 31 perjalanan per hari selama libur panjang. Dengan langkah ini, mobilitas harian masyarakat tetap dapat berjalan lancar.

Peningkatan juga terjadi pada akses bandara. KA BIAS yang melayani Bandara Adi Soemarmo mencatat okupansi lebih dari 120 persen, sementara KA YIA membukukan rekor baru dengan 8.573 pelanggan dalam sehari.

Fenomena ini menunjukkan bahwa wisatawan semakin mengandalkan transportasi berbasis rel karena efisiensi, kenyamanan, dan keterjangkauannya. Baik untuk perjalanan wisata maupun mobilitas rutin, kereta api menjadi moda utama.

“Optimalisasi layanan KAI Group di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada masa libur panjang ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung aktivitas masyarakat dengan transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *