Jakarta, 2 September 2025 – Implementasi kebijakan pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara sejak 31 Agustus 2025 telah memberikan dampak signifikan terhadap pola perjalanan penumpang kereta api jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia melaporkan peningkatan sebesar 35% pada jumlah penumpang yang memilih naik dari stasiun tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 5.578 penumpang KA Jarak Jauh naik dari Stasiun Jatinegara periode 31 Agustus-2 September 2025, naik signifikan dari 4.136 orang pada periode 24-26 Agustus sebelumnya. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan peran strategis Stasiun Jatinegara sebagai simpul integrasi semakin menguat.
Total penumpang yang memanfaatkan layanan di Stasiun Jatinegara dalam tiga hari tersebut mencapai 10.590 orang, angka yang relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya. “Kami ingin pelanggan merasakan perjalanan yang aman dan nyaman, dengan opsi stasiun tambahan yang lebih memudahkan mobilitas,” jelas Anne mengenai tujuan implementasi BLB.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk menjaga kelancaran perjalanan dan memberikan alternatif stasiun bagi masyarakat. Program BLB diperpanjang hingga 5 September 2025 dengan melibatkan 41 KA keberangkatan dan 11 KA kedatangan yang melakukan pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara.
(Redaksi)

