Jakarta, 31 Agustus 2025 – Stasiun Manggarai telah menjadi pusat budaya mobilitas berkelanjutan yang mendorong transformasi perkotaan Jakarta menuju kota modern yang layak huni dan berkelanjutan. Sebagai simpul transportasi yang menghubungkan berbagai koridor, stasiun ini menjadi model pengembangan berorientasi transit yang mengutamakan kualitas hidup perkotaan.
Budaya transportasi publik yang menguat di sekitar stasiun mendorong perubahan pola penggunaan lahan dan pengembangan kawasan. Konsep pengembangan campuran yang terintegrasi dengan transportasi massal menciptakan lingkungan yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki dan ramah transit.
Transformasi perkotaan yang terjadi tidak hanya berupa perubahan fisik, tetapi juga pergeseran pola pikir masyarakat terhadap mobilitas berkelanjutan. Budaya gaya hidup bebas kendaraan pribadi semakin menguat, mendorong adopsi transportasi aktif dan transit publik sebagai pilihan utama.
Efek domino dari transformasi ini juga terlihat pada peningkatan kualitas udara, pengurangan kemacetan, dan optimalisasi penggunaan energi. Anne Purba menjelaskan, “Stasiun Manggarai telah menjadi katalis transformasi Jakarta menuju kota cerdas yang mengutamakan mobilitas berkelanjutan dan kualitas hidup perkotaan yang modern.”
(Redaksi)

