Jakarta, 28 Agustus 2025 – Implementasi sistem manajemen kualitas yang ketat menjadi karakteristik utama program pelatihan P3K dan kegawatdaruratan medis yang diselenggarakan KAI Daop 3 Cirebon. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Cakrabuana ini menerapkan standar jaminan kualitas yang menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap aspek pelatihan memenuhi kriteria keunggulan yang telah ditetapkan.

Sistem manajemen kualitas yang diterapkan mencakup pemantauan dan evaluasi berkelanjutan terhadap kurikulum, metode pembelajaran, kompetensi instruktur, fasilitas pelatihan, dan hasil pembelajaran peserta. Setiap elemen program dievaluasi secara sistematis untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan peluang untuk peningkatan kualitas.

Pendekatan manajemen kualitas ini juga mencakup implementasi lingkaran umpan balik yang memungkinkan perbaikan berkelanjutan berdasarkan masukan dari peserta, instruktur, dan pemangku kepentingan lainnya. Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber dianalisis secara regular untuk memastikan bahwa program terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan yang dinamis.

Manajer Hubungan Masyarakat KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menjelaskan bahwa sistem manajemen kualitas ini merupakan komitmen perusahaan terhadap keunggulan. “Dengan bantuan frontliner yang lebih terampil, membuat penumpang merasa lebih nyaman dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” pungkas Muhib. Sistem ini diharapkan dapat menjamin konsistensi kualitas program dan memberikan jaminan kepada pemangku kepentingan bahwa setiap frontliner yang lulus telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *