Jakarta, 29 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Direktur Utama Bobby Rasyidin melaksanakan tinjauan strategis ke Stasiun Bekasi pada Kamis (28/8) untuk mengevaluasi kinerja operasional dan memastikan optimalisasi layanan integrasi transportasi. Kunjungan ini merupakan manifestasi komitmen berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat urban.

Kegiatan evaluasi tidak hanya terfokus pada aspek teknis operasional dan pemeriksaan fasilitas, tetapi juga melibatkan interaksi langsung dengan para pengguna jasa transportasi. Bobby meluangkan waktu khusus untuk berdialog dengan penumpang, mendengarkan berbagai saran perbaikan, serta mengumpulkan aspirasi mereka sebagai input berharga. Langkah proaktif ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam menempatkan suara pelanggan sebagai fondasi utama pengembangan layanan berkelanjutan.

Data operasional mengungkapkan peran strategis Stasiun Bekasi sebagai hub transportasi utama di wilayah timur Jakarta dan sekitarnya. Angka pertumbuhan penumpang Kereta Api Jarak Jauh menunjukkan tren positif yang konsisten, dengan kenaikan dari 854.811 penumpang pada 2023 menjadi 1.155.817 penumpang pada 2024. Peningkatan ini membuktikan posisi vital stasiun sebagai gerbang utama perjalanan jarak jauh di kawasan timur Jabodetabek.

“Stasiun Bekasi telah membuktikan dirinya sebagai contoh sukses bagaimana integrasi layanan kereta api mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi kehidupan masyarakat,” ujar Bobby. Wakil Presiden Hubungan Masyarakat KAI Anne Purba menambahkan bahwa keberadaan stasiun ini memberikan kemudahan praktis bagi masyarakat urban yang tinggal di jalur Commuter Line Jabodetabek untuk mengakses layanan kereta api jarak jauh tanpa harus menuju stasiun pusat di Jakarta.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *