Jakarta, 29 Agustus 2025 – Pencapaian historis penutupan 657 perlintasan sebidang dalam tiga tahun terakhir menandai babak baru dalam sejarah keselamatan transportasi kereta api Indonesia. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan dedikasi KAI terhadap keselamatan penumpang, tetapi juga komitmen perusahaan dalam berkontribusi terhadap peningkatan standar keselamatan transportasi nasional secara keseluruhan.
Magnitude dari pencapaian ini dapat dilihat dari dampak signifikan terhadap pengurangan titik-titik rawan keselamatan di seluruh jaringan kereta api Indonesia. Setiap perlintasan yang ditutup merepresentasikan eliminasi potensi risiko kecelakaan dan peningkatan keandalan operasional yang berkontribusi pada reputasi positif transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan terpercaya.
Legacy dari program ini akan terus dirasakan oleh generasi mendatang melalui sistem transportasi yang lebih aman dan infrastruktur yang lebih modern. Pencapaian historis ini juga menjadi benchmark bagi operator transportasi lain dalam mengembangkan program keselamatan yang efektif dan berdampak luas.
Wakil Presiden Direktur Hubungan Masyarakat KAI, Anne Purba menyampaikan kebanggaan atas pencapaian bersejarah ini. “Sepanjang Januari hingga 20 Agustus 2025 saja, KAI telah menutup dan menyempitkan 225 perlintasan sebidang. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat,” ujar Anne. Pencapaian historis ini menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan misi keselamatan transportasi yang berkelanjutan.
(Redaksi)

