Jakarta, 29 Agustus 2025 – Pencapaian target penutupan 300 perlintasan sebidang dalam fase pertama program keselamatan menunjukkan komitmen konsisten KAI dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman dan andal. Target ini merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang yang dirancang untuk secara bertahap mengurangi titik-titik rawan keselamatan di seluruh jaringan operasional kereta api.
Metodologi penetapan target didasarkan pada prioritas risiko dan dampak, di mana perlintasan dengan tingkat bahaya tertinggi menjadi fokus utama dalam fase awal implementasi. Pendekatan bertahap ini memungkinkan KAI untuk mengalokasikan sumber daya secara efisien dan memastikan bahwa setiap fase memberikan kontribusi maksimal terhadap peningkatan keselamatan keseluruhan.
Monitoring terhadap pencapaian target dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan memberikan hasil yang diharapkan. Sistem evaluasi yang komprehensif memungkinkan identifikasi dini terhadap potensi kendala dan penyesuaian strategi yang diperlukan untuk mempertahankan momentum program.
Wakil Presiden Direktur Hubungan Masyarakat KAI, Anne Purba menyatakan kepuasan atas pencapaian target yang telah diraih. “Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat,” ujar Anne. Pencapaian target ini menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan fase-fase berikutnya dari program keselamatan yang komprehensif.
(Redaksi)

