Klungkung, 26 Agustus 2025 – Upaya mendorong UMKM agar mampu beradaptasi di era digital terus dilakukan. Melalui program Relawan Bakti BUMN Batch VIII, KAI Bandara berperan aktif mendampingi para pelaku usaha di Desa Aan, Kabupaten Klungkung, dengan memberikan pelatihan terkait digitalisasi produk.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan fokus memberikan bimbingan mengenai strategi pemasaran berbasis digital, pemanfaatan platform e-commerce, pengelolaan media sosial, hingga teknik pengemasan produk yang lebih menarik. Tujuannya agar UMKM setempat memiliki daya saing lebih kuat, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Kami berharap, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan pelaku UMKM, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal Klungkung,” ujar Sosiawan Putra Relawan Bakti BUMN Batch VIII mewakili KAI Bandara.
Program pelatihan ini sejalan dengan semangat “BUMN untuk Indonesia” yang berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan masyarakat. UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional diharapkan semakin kuat dengan adanya dukungan dari BUMN dan relawan yang turun langsung ke lapangan.
Selain itu, program Relawan Bakti BUMN menjadi wadah pengabdian sosial bagi pegawai BUMN, anak, maupun cucu perusahaan untuk berkontribusi nyata dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. Para relawan yang ditempatkan di berbagai daerah tidak hanya membekali UMKM dengan literasi digital, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan, literasi keuangan, hingga keterampilan masyarakat.
Kehadiran relawan di Desa Aan menunjukkan bahwa sinergi antara semangat muda dan peran strategis BUMN mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Melalui digitalisasi, UMKM Klungkung diharapkan semakin siap menghadapi perubahan zaman serta menjangkau konsumen dari tingkat regional, nasional, hingga internasional. (Redaksi)

