Jakarta, 25 Juli 2025 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat peningkatan porsi pembiayaan non-KUR yang berkontribusi pada kinerja semester I 2025. Kredit non-KUR tumbuh 9,2% YoY menjadi Rp44,4 triliun, mencerminkan diversifikasi portofolio UMKM.

Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar menyatakan, “Fokus pada segmen non-KUR membantu memperluas basis nasabah UMKM dan mengurangi konsentrasi risiko.” BNI menyediakan paket pembiayaan tailored dengan tenor fleksibel dan advisory service.

Secara konsolidasi, penyaluran kredit BNI mencapai Rp778,7 triliun (+7,1% YoY), dengan rasio NPL 1,9% dan LAR 11,0%. Likuiditas solid—CASA 72,0% dan DPK Rp900 triliun—menjadi basis pendanaan.

Laba bersih konsolidasi semester I 2025 sebesar Rp10,1 triliun. “Peningkatan pembiayaan non-KUR menunjukkan keberhasilan strategi inklusi UMKM yang berkelanjutan,” tutup David Pirzada. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *