Jakarta, 25 Juli 2025 – Transformasi digital pada anak usaha hibank memegang peranan kunci dalam mendorong kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada semester I 2025. Platform pembiayaan digital hibank yang terintegrasi dengan ekosistem BNI mencatat lonjakan aplikasi kredit hingga 45% dibanding periode sebelumnya, memperluas akses bagi pelaku usaha komersial dan SME.
Direktur Teknologi Informasi BNI menjelaskan bahwa integrasi API dan otomasi proses penilaian kredit memungkinkan hibank memberikan keputusan dalam hitungan menit. “Digital lending telah memangkas waktu proses dan meningkatkan akurasi penilaian, sehingga kami mampu melayani segmen komersial dengan lebih efektif,” katanya.
Penyaluran kredit komersial anak usaha tumbuh 31% YoY menjadi Rp17,2 triliun, dengan rasio NPL terjaga di bawah 1%. Secara konsolidasi, kredit BNI mencapai Rp778,7 triliun (+7,1% YoY) dan laba bersih konsolidasi tercatat Rp10,1 triliun. Inovasi digital di hibank turut meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan kontribusi signifikan pada pendapatan bunga.
Likuiditas perseroan juga solid, tercermin di CASA 72,0% dan DPK Rp900 triliun. “Digitalisasi hibank membantu memperkuat struktur pendanaan BNI secara keseluruhan,” ujar Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena. (Redaksi)

