Jakarta, 30 September 2025 – Memasuki usia 80, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya menghadirkan kenyamanan perjalanan melalui inovasi ticketing digital dan layanan modern. Integrasi antarmoda darat, laut, dan udara menjadi bukti nyata transformasi KAI.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebut integrasi sebagai inti dari layanan yang seamless.
“Kami membangun tiga pilar integrasi yaitu ticketing, layanan, dan infrastruktur. Tujuannya agar pelanggan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang seamless, informasi tersedia dalam satu genggaman, dan simpul stasiun terkoneksi dengan berbagai moda. Inilah wujud Semakin Melayani di usia 80 tahun KAI,” ungkap Anne.
Aplikasi Access by KAI menjadi pusat ticketing digital, memfasilitasi 17,21 juta transaksi hingga Agustus 2025. Tidak hanya tiket kereta, aplikasi ini mencakup reservasi hotel, layanan E-Porter, pembayaran listrik, serta tiket moda lain seperti KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek. Sistem single ticketing lintas moda sedang disiapkan untuk perjalanan lebih mudah.
Inovasi layanan mencakup face recognition boarding, digunakan 7,47 juta pelanggan di 22 stasiun besar, serta peluncuran carbon footprint calculator. Stasiun besar kini dilengkapi guiding block, female seat map, akses kursi roda, dan water station, mendukung perjalanan yang inklusif dan ramah lingkungan.
Integrasi infrastruktur menjadikan stasiun simpul konektivitas nasional. Stasiun Halim menghubungkan Whoosh dan LRT Jabodebek, BNI City dengan MRT Jakarta dan Commuter Line, Manggarai pusat transit KA jarak jauh, Commuter, dan Bandara, sementara Stasiun Merak dan Ketapang menghubungkan transportasi laut ke Sumatra dan Bali.
Manfaat nyata integrasi terlihat dari LRT Palembang yang melayani 3.001.558 pelanggan hingga Agustus 2025, KA Sri Lelawangsa dan KA Bandara Kualanamu di Medan 4,63 juta pelanggan, serta Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta naik 9,66 persen pada Agustus 2025 dibanding tahun sebelumnya.
“Data ini menunjukkan bahwa integrasi antarmoda memberi dampak nyata. Perjalanan menjadi lebih ringkas, pariwisata berkembang, logistik lebih lancar, dan ekonomi daerah ikut bergerak. Itulah arti Semakin Melayani bagi KAI Group di usia ke-80,” tegas Anne. (Redaksi)

