Bocah 11 Tahun Meninggal Diduga Diserang Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

6 Agustus 2026 – Tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, ketika seorang anak berusia 11 tahun meninggal dunia setelah diduga diserang seekor buaya saat mandi di sungai. Insiden yang juga menyebabkan seorang bocah lainnya mengalami luka tersebut sontak mengundang duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya beraktivitas di sungai yang diduga menjadi habitat satwa liar, terutama bagi anak-anak.

Kejadian tersebut berlangsung di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, pada Selasa, 4 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang meninggal diketahui bernama M. Dzaki (11), sementara rekannya, Aldi (11), berhasil selamat meski mengalami luka pada bagian kaki kanan. Keduanya merupakan warga Desa Serdang Jaya yang saat itu sedang mandi di sungai sebelum berangkat ke sekolah yang dijadwalkan dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Menurut informasi yang diperoleh, kedua anak tersebut tidak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga mulai melakukan pencarian. Saat tiba di tepian sungai, keluarga mendapati salah satu korban telah hanyut. Di sekitar lokasi kejadian, warga juga melihat seekor buaya muncul sekitar 20 meter dari tempat kedua anak itu sebelumnya mandi. Dugaan kuat pun mengarah pada serangan buaya sebagai penyebab insiden tragis tersebut.

Kedua korban segera dievakuasi menggunakan ambulans dari Puskesmas Sukarejo untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, M. Dzaki dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Aldi mengalami luka pada kaki kanan dan langsung menjalani perawatan intensif. Kondisi korban selamat terus dipantau oleh tenaga kesehatan guna memastikan proses pemulihannya berjalan dengan baik.

Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB terkait dugaan serangan buaya. Setelah menerima informasi tersebut, personel kepolisian bersama Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Jaya segera menuju Puskesmas Sukarejo untuk memastikan kondisi para korban sekaligus melakukan penanganan awal atas peristiwa tersebut.

Sebagai langkah pencegahan, kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah setempat untuk memasang spanduk peringatan di sekitar sungai yang diduga menjadi habitat buaya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi ancaman satwa liar yang masih ada di kawasan tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas seperti mandi, berenang, maupun bermain di sekitar sungai, terutama bagi anak-anak. Warga diminta lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan keselamatan saat berada di kawasan perairan yang berpotensi menjadi tempat hidup buaya. Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan yang diberikan, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *