Yogyakarta, 12 Oktober 2025 – PT Railink, operator Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), memandang edukasi keselamatan transportasi sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan transportasi publik yang aman dan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi keselamatan di SMP Negeri 12 Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Railink yang berfokus pada pendidikan dan keselamatan transportasi. Melibatkan ratusan siswa dan guru, kegiatan tersebut berlangsung meriah dan edukatif, menanamkan pemahaman tentang pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian.
Para peserta mendapatkan penjelasan tentang cara aman saat berada di stasiun, pentingnya menaati rambu-rambu, serta bahaya vandalisme yang dapat membahayakan perjalanan kereta api. Melalui pendekatan interaktif, siswa diajak untuk memahami bahwa keselamatan dimulai dari diri sendiri.
Selain penyuluhan, kegiatan juga mencakup Edutrip ke layanan Kereta Api Bandara YIA, di mana siswa dapat melihat langsung bagaimana sistem transportasi publik modern dijalankan. Mereka belajar mengenai pengaturan jadwal kereta, prosedur keselamatan, dan teknologi yang digunakan Railink untuk menjaga keamanan penumpang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai keselamatan sejak dini kepada generasi muda. Harapannya, para siswa dapat menjadi agent of change yang ikut menjaga fasilitas publik dan mematuhi aturan keselamatan transportasi, khususnya perkeretaapian,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama PT Railink.
Porwanto menambahkan, edukasi seperti ini merupakan langkah nyata Railink dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang menghargai ketertiban di transportasi publik.
Dengan menanamkan nilai keselamatan sejak dini, Railink berharap pelajar akan tumbuh menjadi pengguna transportasi yang bertanggung jawab. Investasi pendidikan keselamatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masa depan perkeretaapian Indonesia.
Sebagai penutup, Railink juga mengimbau penumpang untuk melakukan pemesanan tiket KA Bandara lebih awal dan memperhitungkan waktu perjalanan ke bandara minimal dua jam sebelum penerbangan domestik dan tiga jam sebelum penerbangan internasional. (Redaksi)

