Jakarta, 6 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung transisi energi bersih nasional. Melalui layanan angkutan retail berbasis rel, KAI menghadirkan solusi distribusi yang hemat energi, rendah emisi, dan efisien secara ekonomi.
“Distribusi barang melalui moda rel terbukti lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Hal ini menjadi salah satu langkah strategis KAI dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” ujar EVP Komunikasi Perusahaan KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji.
Menurutnya, satu rangkaian kereta barang mampu menggantikan hingga puluhan truk pengangkut di jalan raya, yang berarti pengurangan signifikan terhadap konsumsi bahan bakar fosil dan emisi karbon.
Selain manfaat ekologis, distribusi berbasis rel juga menciptakan efisiensi biaya logistik nasional. Dengan kapasitas angkut besar dan frekuensi perjalanan terjadwal, pelaku usaha dapat menikmati ketepatan waktu serta biaya yang lebih terukur.
KAI juga memperluas layanan logistik retail dengan mengintegrasikan sistem digital berbasis data. Melalui platform daring, pengguna dapat memantau posisi dan kondisi barang secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi dalam proses pengiriman.
“Digitalisasi menjadi kunci untuk mencapai logistik hijau yang efisien. Kami memanfaatkan teknologi untuk meminimalkan energi terbuang sekaligus mempercepat proses distribusi,” kata Raden Agus.
Dalam jangka panjang, KAI menargetkan agar moda rel menjadi tulang punggung distribusi nasional yang rendah karbon. Investasi pada infrastruktur hijau, modernisasi armada, dan pengembangan jaringan menjadi bagian dari rencana besar perusahaan.
Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, KAI memperkuat posisinya sebagai aktor utama dalam transisi hijau di sektor transportasi Indonesia. (Redaksi)

