Jakarta, 13 September 2025 – Jaringan kereta api di Pulau Jawa semakin menunjukkan peran vitalnya sebagai penghubung dunia dengan kekayaan budaya dan alam Indonesia. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sepanjang Januari–Agustus 2025, sebanyak 453.030 wisatawan mancanegara (wisman) telah bepergian menggunakan kereta api, termasuk melalui jalur populer Semarang dan Malang.

Kedua kota ini masuk daftar 10 besar stasiun favorit wisman pada Agustus 2025. Semarang Tawang melayani 2.816 penumpang asing, sementara Malang mencatat 4.248 orang. Angka ini menunjukkan bahwa jalur tengah dan timur Jawa semakin digemari turis asing.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan pentingnya tren tersebut. “Kereta api menjadi andalan karena menawarkan perjalanan yang nyaman, tepat waktu, dan menghubungkan langsung wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Jawa dan Sumatera,” ujar Anne.

Semarang dikenal lewat pesona Kota Lama, Lawang Sewu, dan kuliner lumpia. Sementara itu, Malang menawarkan suasana sejuk dengan wisata keluarga di Batu, kebun apel, hingga akses ke Gunung Bromo yang legendaris.

Dengan kereta api, perjalanan menuju kedua kota tersebut menjadi lebih mudah, efisien, dan menyenangkan. Wisatawan asing tidak hanya menikmati destinasi utama, tetapi juga pengalaman perjalanan itu sendiri.

Selain Semarang dan Malang, kota-kota lain seperti Surabaya, Probolinggo, dan Banyuwangi turut memperkuat jalur wisata Jawa Timur. Data ini memetakan rute wisatawan asing yang menyebar luas di sepanjang rel KAI.

“Capaian ini menunjukkan kereta api bukan sekadar sarana transportasi, tetapi jalur wisata yang mempertemukan dunia dengan pesona Indonesia dari barat hingga timur,” tambah Anne.

Dengan semakin ramainya Semarang dan Malang di peta perjalanan wisman, rel kereta api benar-benar menjadi penghubung yang mempererat interaksi global dengan pesona Jawa. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *