Jakarta, 2 September 2025 – Kebijakan pemberhentian luar biasa yang diberlakukan di Stasiun Jatinegara mulai 31 Agustus 2025 telah memberikan dampak positif terhadap mobilitas penumpang kereta api jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia mencatat total 10.590 penumpang memanfaatkan layanan di stasiun tersebut selama periode tiga hari implementasi.
Data yang dirilis menunjukkan bahwa jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Jatinegara mengalami peningkatan signifikan menjadi 5.578 orang, naik dari periode sebelumnya yang hanya 4.136 orang. Meski demikian, total keseluruhan penumpang di stasiun ini relatif stabil dibandingkan periode 24-26 Agustus yang mencapai 10.618 orang.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menekankan bahwa implementasi BLB ini menunjukkan peran Stasiun Jatinegara semakin strategis. “Data pelanggan menunjukkan respons positif masyarakat, khususnya untuk naik KA dari Jatinegara yang meningkat,” jelasnya, menggarisbawahi bahwa masyarakat mulai memanfaatkan opsi tambahan yang disediakan.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen KAI untuk memberikan layanan yang aman dan nyaman dengan opsi stasiun tambahan yang memudahkan mobilitas masyarakat. Rekayasa pola operasi ini akan terus berlanjut hingga 5 September 2025 dengan dukungan 52 perjalanan kereta yang berhenti di Jatinegara.
(Redaksi)

