Jakarta, 2 Desember 2025 – Pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur kereta api telah selesai dilakukan, dan PT Railink memastikan KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai–Kualabingai siap beroperasi normal mulai 3 Desember 2025. Kepastian ini memberikan kabar baik bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi kereta api untuk mobilitas harian mereka.
Banjir yang melanda Sumatera Utara sejak akhir November memaksa pengelola kereta api mengambil keputusan sulit untuk menghentikan layanan sementara. Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa langkah tersebut diambil semata-mata untuk keselamatan. Tim dari KAI Divre I Medan melakukan inspeksi detail pada setiap segmen jalur untuk memastikan tidak ada kerusakan yang luput dari pengawasan. “Setiap pengoperasian perjalanan Kereta Api, selalu kami dahului dengan pemeriksaan ketat oleh tim prasarana, pengamanan, dan operasional dari KAI,” ujar Ayep.
Proses pemeriksaan tidak hanya fokus pada kondisi fisik jalur, tetapi juga melibatkan evaluasi terhadap sistem drainase dan stabilitas tanah di sekitar rel. Petugas disiagakan di titik-titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan. Koordinasi dengan instansi terkait seperti BMKG juga dilakukan untuk mendapatkan informasi cuaca terkini dan prediksi jangka pendek.
Dengan kembalinya operasional kereta api, PT Railink berharap dapat melayani masyarakat dengan standar keselamatan tertinggi. Penumpang diimbau untuk mematuhi protokol keselamatan dan mengikuti instruksi petugas selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Perusahaan juga menyediakan layanan informasi untuk membantu penumpang merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.
(Redaksi)

