Jakarta, 23 September 2025 – Perjalanan 80 tahun Kereta Api Indonesia (KAI) tidak hanya soal sejarah dan modernisasi, tetapi juga tentang komitmen keberlanjutan. Dari masa kolonial hingga kemerdekaan, dan kini di era digital, KAI terus memperkuat peran sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Sejak 28 September 1945, saat para pejuang kereta api mengibarkan bendera merah putih di kantor pusat Bandung, semangat itu terus hidup hingga kini. Dari semangat perjuangan itulah KAI menapaki jalan transformasi menuju layanan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.
Transformasi digital yang dilakukan KAI juga mengarah pada efisiensi energi. Aplikasi Access by KAI mencatat 17,2 juta transaksi tiket sepanjang Januari–Agustus 2025, mengurangi penggunaan kertas dan mendukung gerakan ramah lingkungan. Selain itu, fitur carbon footprint membantu penumpang memahami jejak karbon dari perjalanan mereka.
Integrasi moda transportasi seperti KA Bandara, Commuter Line, LRT, dan kereta cepat Whoosh juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi berkelanjutan. Dengan layanan boarding berbasis face recognition di 22 stasiun besar, proses perjalanan menjadi lebih cepat dan minim penggunaan sumber daya.
Kinerja logistik pun memperkuat peran KAI dalam menjaga keberlanjutan energi nasional. Sepanjang Januari–Agustus 2025, angkutan barang mencapai 45,26 juta ton, dengan 82,8% di antaranya berupa batu bara sebesar 37,47 juta ton. Penggunaan moda kereta api dinilai lebih ramah lingkungan dibanding transportasi darat berbasis jalan raya.
Efisiensi operasional juga menjadi pilar penting. Di Jawa, kereta barang mampu menarik hingga 30 gerbong berkapasitas 42 ton, sementara di Sumatera Selatan, jumlah gerbong dapat mencapai 61 sekali jalan. Dengan demikian, KAI membantu mengurangi emisi per satuan angkut.
Di usia 80 tahun, KAI tidak hanya memperkuat sejarah dan layanan modern, tetapi juga mengukuhkan komitmen sebagai transportasi publik ramah lingkungan. Dengan semangat melayani, KAI membawa bangsa menuju masa depan yang lebih hijau. (Redaksi)

