Jakarta, 30 Oktober 2025 – Efisiensi transportasi publik di Indonesia semakin meningkat berkat penerapan sistem pembayaran digital terpadu oleh KAI Group. Integrasi berbagai platform pembayaran memungkinkan masyarakat bertransportasi dengan lebih cepat dan mudah.
Capaian KAI Group selama sembilan bulan pertama tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan 369 juta pelanggan yang dilayani. Jumlah ini naik 8,16 persen dari periode yang sama tahun lalu, membuktikan bahwa sistem terpadu yang diterapkan memberikan dampak positif.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa sistem pembayaran digital terpadu meningkatkan efisiensi operasional. “Sebanyak 91,05 persen transaksi tiket kereta jarak jauh dan lokal kini dilakukan secara nontunai,” kata Anne. Ia menambahkan bahwa sistem terpadu ini mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kecepatan layanan.
Efisiensi juga terlihat pada layanan KCIC Whoosh yang telah melayani 4,52 juta pelanggan dengan pembelian tiket sepenuhnya daring melalui aplikasi dan mitra resmi. Sistem terpadu memungkinkan penumpang membeli tiket dari berbagai kanal seperti Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, tiket.com, dan Traveloka. KAI Group berkomitmen terus mengoptimalkan sistem terpadu untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
(Redaksi)

