Jakarta, 31 Agustus 2025 – Sebagai salah satu aset bersejarah Indonesia, Stasiun Manggarai telah mengalami evolusi menakjubkan dari sekadar bangunan cagar budaya menjadi pusat transportasi terintegrasi yang modern. Stasiun yang pertama kali beroperasi pada 1 Mei 1918 ini kini menjadi jantung mobilitas Jakarta, menghubungkan berbagai sistem transportasi dalam satu lokasi strategis.
Keberadaan stasiun ini tidak hanya mempertahankan nilai historis sebagai warisan budaya berusia lebih dari satu abad, tetapi juga beradaptasi dengan kebutuhan transportasi masa kini. Integrasi Commuter Line Jabodetabek dengan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta menciptakan ekosistem perjalanan yang efisien bagi jutaan pengguna setiap tahunnya.
Proses modernisasi terus dilakukan untuk mengakomodasi kompleksitas transportasi perkotaan tanpa menghilangkan identitas sejarahnya. Pembangunan berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan visi Stasiun Manggarai sebagai pusat transportasi masa depan yang tetap menghormati nilai-nilai budaya Indonesia.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan pentingnya menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya. “Stasiun Manggarai membuktikan bahwa warisan budaya dapat bersinergi dengan teknologi modern untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
(Redaksi)

