Jakarta, 22 Oktober 2025 – Peningkatan mutu layanan menjadi target utama yang ingin dicapai KAI Services melalui penyelenggaraan pelatihan sumber daya manusia berbasis prinsip-prinsip hospitality. Program yang digelar pada pertengahan Oktober di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta ini diikuti oleh 65 petugas kebersihan dan parkir yang antusias untuk memperdalam pemahaman mereka tentang cara melayani dengan lebih baik dan profesional.
Pelatihan ini menghadirkan tim hospitality dari kantor pusat yang membawakan materi-materi fundamental dalam dunia pelayanan pelanggan. Materi yang disampaikan dimulai dari pembentukan pola pikir melayani yang tepat, di mana peserta diajarkan untuk memandang setiap interaksi dengan pelanggan sebagai kesempatan untuk memberikan nilai tambah. Mereka juga mempelajari esensi dari hospitality yang membedakannya dari pelayanan biasa, yakni adanya dimensi emosional dan personal yang membuat pelanggan merasa dihargai dan diperhatikan. Pemahaman ini penting untuk membangun hubungan yang lebih baik antara pekerja dan pelanggan.
Materi tentang penanganan keluhan pelanggan menjadi salah satu fokus utama dalam pelatihan ini. Para peserta dibekali dengan berbagai teknik dan strategi untuk merespons keluhan dengan cara yang profesional namun tetap menunjukkan empati. Mereka diajarkan untuk tidak bersikap defensif ketika menerima keluhan, tetapi justru melihatnya sebagai masukan berharga untuk perbaikan layanan. Selain itu, materi tentang faktor personal yang memengaruhi kualitas layanan, standar mutu yang harus dipenuhi, serta berbagai bentuk tindakan hospitality konkret juga disampaikan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta.
Muhammad Arifin, salah satu peserta pelatihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. “Saya mendapatkan banyak masukan dan pengetahuan bagaimana kita harus memiliki attitude yang baik tidak hanya saat menjalani pekerjaan namun juga berguna buat kehidupan kita sehari-hari,” katanya. Arifin juga mengungkapkan bahwa dia merasa sangat antusias mengikuti pelatihan karena bisa mengetahui bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, mulai dari cara bersikap hingga teknik menangani keluhan yang membuat pelanggan merasa nyaman dan dihargai.
(Redaksi)

