Semarang, 30 Oktober 2025 – Kesiagaan penuh selama 24 jam ditunjukkan tim KAI Services dalam menghadapi dampak banjir yang menyebabkan keterlambatan kereta api di jalur Alastua–Semarang Tawang. Tidak mengenal waktu istirahat, seluruh personel lapangan terus bergerak memastikan setiap penumpang terdampak mendapatkan layanan pemulihan yang memadai. Komitmen ini membuktikan profesionalisme dan dedikasi tinggi dalam menjaga standar pelayanan meskipun dalam kondisi darurat.
Sistem siaga yang diterapkan memungkinkan respons cepat terhadap setiap perjalanan kereta yang mengalami keterlambatan. Petugas ditempatkan secara strategis di berbagai lokasi untuk memastikan distribusi bantuan dapat dilakukan segera setelah informasi keterlambatan diterima. Mobilitas tinggi dan koordinasi solid dengan PT KAI menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan program pemulihan layanan.
Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, mengapresiasi kerja keras tim lapangan yang tetap tanggap di tengah situasi menantang. “Kami memahami bahwa kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Karena itu, seluruh tim KAI Services berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan tulus, agar pelanggan tetap merasa diperhatikan meskipun dalam situasi yang tidak terduga,” ujarnya.
Data pencapaian menunjukkan hingga Kamis (30/10) pukul 09.00 WIB, sebanyak 87 perjalanan kereta dengan total 27.451 penumpang telah dilayani. Bantuan berupa air mineral, makanan ringan, dan makanan berat didistribusikan sesuai dengan durasi keterlambatan dan ketentuan yang berlaku. Kecepatan dan ketepatan dalam pelaksanaan program ini menjadi bukti bahwa sistem kesiagaan yang diterapkan KAI Services berfungsi efektif dalam menghadapi situasi darurat.
(Redaksi)

