Jakarta, 26 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan terobosan dalam pengembangan infrastruktur berkelanjutan melalui program pembangunan peron tinggi dan over capping di Stasiun Kediri yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan. Program inovatif ini mendemonstrasikan kepemimpinan perusahaan dalam menghadirkan solusi transportasi hijau yang menggabungkan pengelolaan lingkungan dengan keunggulan layanan.
Dalam eksplanasi komprehensifnya, Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyatakan bahwa program pengembangan ini merupakan respon strategis terhadap tren keberlanjutan global dan tanggung jawab korporat dalam modernisasi sektor transportasi. “Konstruksi peron tinggi dan over capping menghadirkan model infrastruktur berkelanjutan yang memprioritaskan mitigasi dampak lingkungan sambil meningkatkan standar penyampaian layanan,” ungkapnya dalam briefing pers Selasa (26/8/2025).
Sistem elevasi platform yang diimplementasikan menghadirkan revolusi aksesibilitas melalui eliminasi penghalang ketinggian antara platform stasiun dengan lantai kereta, memfasilitasi mobilitas inklusif untuk penumpang dengan beragam kemampuan fisik termasuk individu dengan gangguan mobilitas, penumpang senior, dan penumpang dengan peralatan berat. Teknologi ini mengoptimalkan performa operasional melalui proses naik turun yang dipercepat, metrik ketepatan waktu yang diperbaiki, dan protokol keselamatan yang ditingkatkan.
Pengembangan over capping dengan prinsip arsitektur berkelanjutan menyediakan perlindungan iklim komprehensif sambil berfungsi sebagai fondasi infrastruktur untuk integrasi energi terbarukan seperti sistem tenaga surya dan solusi pencahayaan hemat energi. “Secara strategis, inisiatif ini memposisikan Stasiun Kediri sebagai pelopor dalam infrastruktur transportasi berkelanjutan yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kesadaran lingkungan,” simpul Zainul.
(Redaksi)

