Jakarta, 6 November 2025 – Evaluasi terhadap efektivitas sistem keselamatan yang ada menjadi bagian dari rampcheck PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang menjelang periode Nataru. Bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang, dilakukan peninjauan menyeluruh terhadap teknologi dan prosedur yang diterapkan.
Automatic Train Stop sebagai teknologi pencegah kecelakaan dievaluasi performanya dalam berbagai skenario operasional. Sistem komunikasi masinis dengan pusat kontrol diuji untuk memastikan tidak ada gangguan yang dapat menghambat koordinasi. Aida Suryanti menjelaskan bahwa peninjauan teknologi ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan upgrade atau penyempurnaan sistem.
Prosedur operasional standar yang mengatur aktivitas petugas di berbagai situasi dikaji efektivitasnya berdasarkan pengalaman operasional sebelumnya. Protokol penanganan darurat juga ditinjau untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi aktual lapangan. “Kegiatan rampcheck ini merupakan bentuk komitmen bersama antara KAI, DJKA, dan BTP untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian dalam kondisi siap dan aman sebelum masa angkutan Nataru dimulai,” ujarnya.
Hasil tinjauan teknologi dan prosedur menjadi masukan untuk penyempurnaan sistem keselamatan secara berkelanjutan. Divre III Palembang memanfaatkan peluang ini untuk mengadopsi praktik terbaik dan inovasi yang dapat meningkatkan standar keselamatan operasional.
(Redaksi)

