Semarang, 30 Oktober 2025 – Genangan air yang terjadi di petak jalan Semarang Tawang–Alastua, tepatnya di kilometer 2+3 hingga 3+0, telah menjadi tantangan besar bagi operasional kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. Namun, PT KAI Daop 4 Semarang tidak hanya berfokus pada pengembalian dana tiket (refund), tetapi juga pada kelanjutan perjalanan penumpang. Hingga Kamis (30/10) pukul 15.00 WIB, sebanyak 3.041 penumpang telah berhasil difasilitasi melalui mekanisme overstapen.
Proses overstapen ini adalah bentuk pengalihan penumpang dari kereta api yang terhambat ke moda transportasi lain, seperti bus, atau dipindahkan ke rangkaian kereta api lainnya agar penumpang dapat mencapai stasiun tujuan mereka. Langkah ini diambil untuk meminimalkan ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan genangan air yang telah berlangsung sejak Selasa (28/10). Sementara itu, tercatat 4.180 pelanggan lainnya memilih untuk mendapatkan refund penuh.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa overstapen dan refund merupakan dua pilar utama tanggung jawab KAI di masa darurat. “Kami memahami kondisi ini tidak nyaman bagi pelanggan. Oleh karena itu, selain menjaga keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama, kami juga memastikan aspek layanan dan hak-hak pelanggan tetap menjadi perhatian,” jelas Franoto, menjamin hak pelanggan terpenuhi.
Layanan refund penuh diberikan bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan hingga H+7 dari jadwal keberangkatan di seluruh stasiun online KAI. Selain upaya overstapen dan refund tiket, KAI Daop 4 juga telah mendistribusikan service recovery sesuai ketentuan kepada total 23.367 penumpang yang terdampak. Hal ini menegaskan upaya maksimal KAI dalam melayani publik di tengah kondisi darurat jalur rel. (Redaksi)

