Jakarta, 25 November 2025 – PT Railink memberikan penjelasan resmi terkait larangan mengisi ulang powerbank di Kereta Api Bandara. Meski penumpang masih diperbolehkan membawa powerbank dengan kapasitas tertentu, aturan baru ditegaskan untuk mengurangi potensi risiko yang dapat mengganggu keamanan perjalanan. Railink berharap seluruh penumpang memahami alasan diberlakukannya kebijakan ini.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handy Nugroho, menjelaskan bahwa powerbank dengan kapasitas maksimal 100 Watt-hour (Wh) masih boleh dibawa dan digunakan untuk mengisi daya perangkat kecil seperti ponsel dan tablet. Namun, proses pengisian ulang energi powerbank di dalam kereta dilarang karena dapat menyebabkan korsleting atau peningkatan suhu perangkat yang berbahaya bagi penumpang.

“Stopkontak di kereta Bandara hanya diperuntukkan bagi perangkat berdaya rendah seperti ponsel dan laptop. Kami berharap pelanggan dapat bijak menggunakan perangkat elektronik agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Porwanto.

Railink memastikan bahwa larangan ini diterapkan bukan tanpa pertimbangan. Penggunaan perangkat berdaya tinggi dalam ruang sempit dan tertutup seperti kereta dapat menimbulkan risiko yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, penumpang diminta tetap mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Sebagai tambahan, Railink juga mengingatkan pentingnya manajemen waktu bagi penumpang yang melakukan perjalanan menuju bandara. Pemesanan tiket lebih awal dan pemilihan jadwal kereta yang sesuai dengan waktu keberangkatan pesawat sangat dianjurkan untuk menghindari keterlambatan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *