Jakarta, 12 Agustus 2025 – Implementasi Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI menunjukkan komitmen serius terhadap pengembangan infrastruktur transportasi kereta api yang berkelanjutan di Yogyakarta. Proyeksi volume penumpang untuk tahun 2029 mencerminkan keyakinan terhadap potensi pertumbuhan yang luar biasa dan pentingnya investasi berkelanjutan dalam penguatan infrastruktur.
Stasiun Lempuyangan diproyeksikan akan mampu melayani sekitar 2.459.217 penumpang pada tahun 2029, sementara Stasiun Yogyakarta ditargetkan dapat mencapai 5.097.324 penumpang. Angka proyeksi yang ambisius ini mengindikasikan perlunya persiapan infrastruktur yang komprehensif untuk mengakomodasi lonjakan permintaan yang diprediksi akan terjadi.
Kerjasama strategis dengan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat menjadi fondasi kuat untuk merealisasikan visi jangka panjang tersebut. Pemanfaatan aset tanah Kasultanan untuk pengembangan transportasi publik diharapkan akan meningkatkan kenyamanan dan memperlancar mobilitas masyarakat secara signifikan.
Anne Purba menegaskan bahwa layanan KAI Group di Yogyakarta berkontribusi pada kemajuan ekonomi lokal melalui sinergi dan integrasi antar moda transportasi yang lebih efisien. “Pengembangan infrastruktur transportasi ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pengguna layanan, tetapi juga menciptakan efek berganda positif terhadap perekonomian regional,” tambahnya. Pendekatan holistik ini menunjukkan komitmen KAI untuk menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Yogyakarta.
(Redaksi)

