Jakarta, 3 Oktober 2025 – Stasiun Kutoarjo memantapkan posisinya sebagai pusat mobilitas regional dengan performa terpadat sepanjang 2025. Sepanjang September 2025, stasiun ini melayani 41.937 penumpang berangkat dan 43.864 penumpang tiba, menjadikannya stasiun terpadat kedua di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto dan simpul transportasi utama di wilayah selatan Jawa Tengah dan DIY.
Sebagai pusat mobilitas regional, Stasiun Kutoarjo menghubungkan berbagai wilayah dengan destinasi penting di Pulau Jawa. Konektivitas dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya menjadikan stasiun ini pilihan strategis bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi kereta api yang andal. Performa terpadat yang dicatatkan sepanjang 2025 menunjukkan konsistensi dalam memberikan layanan berkualitas yang memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, menyatakan bahwa performa terpadat ini merupakan pencapaian yang membanggakan. “Stasiun Kutoarjo menjadi titik penting dalam pergerakan penumpang. Capaian ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, menegaskan bahwa posisi sebagai pusat mobilitas regional menjadi tanggung jawab besar yang dijalankan dengan dedikasi penuh.
Dampak dari posisi Stasiun Kutoarjo sebagai pusat mobilitas regional sangat luas, mencakup aspek transportasi dan ekonomi. Tingginya mobilitas penumpang menggerakkan ekonomi lokal, dengan pelaku usaha kecil di sekitar stasiun mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan. Dengan tingkat ketepatan waktu yang sangat baik dan konsistensi pelayanan yang terus dijaga, Stasiun Kutoarjo diharapkan dapat terus berkembang sebagai pusat mobilitas regional yang tidak hanya memfasilitasi perjalanan penumpang, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Jawa Tengah dan DIY.
(Redaksi)

