Jakarta, 3 Oktober 2025 – Mobilitas masyarakat di wilayah selatan Jawa Tengah dan DIY menunjukkan tren positif dengan Stasiun Kutoarjo mencatat lebih dari 43 ribu penumpang tiba dan hampir 42 ribu penumpang berangkat sepanjang September 2025. Angka ini menempatkan stasiun tersebut di posisi kedua stasiun terpadat di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto, menunjukkan perannya yang vital dalam sistem transportasi regional.
Data lima besar stasiun tersibuk di wilayah Daop 5 menunjukkan bahwa Stasiun Kutoarjo unggul signifikan dibandingkan stasiun lain seperti Kroya, Kebumen, dan Gombong. Hanya Stasiun Purwokerto yang melayani lebih banyak penumpang dengan 130.482 keberangkatan dan 131.309 kedatangan. Tingginya jumlah penumpang di Stasiun Kutoarjo menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras yang sejalan dengan tema HUT KAI ke-80. “Semangat ‘Semakin Melayani’ kami terjemahkan ke dalam kualitas operasional, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan,” jelasnya, menekankan bahwa komitmen terhadap pelayanan terbaik menjadi prioritas utama perusahaan.
Tingginya mobilitas penumpang di Stasiun Kutoarjo memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya pada sektor transportasi tetapi juga ekonomi lokal. Kehadiran ribuan penumpang setiap hari menggerakkan aktivitas usaha kecil di sekitar stasiun, mulai dari warung makan, pedagang kaki lima, hingga jasa transportasi tradisional. Dengan konsistensi pelayanan yang ditunjukkan melalui tingkat ketepatan waktu yang sangat baik, Stasiun Kutoarjo diharapkan dapat terus menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitas mereka.
(Redaksi)

