Jakarta, 29 September 2025 – Ratusan pelajar SMA Bhinneka Karya 6 Boyolali menyambut antusias kegiatan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang pada Senin lalu. Kegiatan yang diikuti sekitar 300 siswa serta 30 guru dan karyawan sekolah ini berlangsung di Jalan Cermai Nomor 1, Juwangi, Kabupaten Boyolali, dimulai pukul 09.00 WIB. Jajaran Karu 4A.3 bersama tim pengamanan dan Stasiun Telawa hadir untuk memberikan pemahaman mendalam tentang keselamatan dan keamanan di lingkungan perkeretaapian.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meminimalisir gangguan perjalanan kereta api yang berpotensi terjadi di area perlintasan, jalur rel, dan stasiun. Kolaborasi antara KAI dengan Koramil Juwangi serta Polsek Juwangi memperkuat pesan edukasi yang disampaikan kepada para peserta. Dukungan aparat keamanan lokal ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah yang dilalui jalur kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat menjadi agen keselamatan di lingkungannya, memahami aturan di perlintasan sebidang, serta mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman dan lancar,” terang Franoto. Ia berharap generasi muda dapat menjadi penggerak perubahan positif dalam masyarakat terkait keselamatan perkeretaapian.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang menarik perhatian siswa. Kuis berhadiah dan pembagian brosur Undang-Undang Perkeretaapian serta stiker keselamatan membuat acara semakin meriah. Para petugas mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan, seperti tidak beraktivitas di jalur rel dan mematuhi rambu perlintasan sebidang. Kabupaten Boyolali memiliki Stasiun Telawa yang melayani KA Banyubiru, KA Banyubiru Ekspress, KA Joglosemarkerto, KA Majapahit, dan KA Matarmaja, sehingga edukasi keselamatan menjadi sangat penting bagi masyarakat setempat.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *