Jakarta, 6 Agustus 2025 – Keunggulan sistem terintegrasi yang sempurna telah menjadi pendorong utama pertumbuhan penumpang kereta api bandara yang melampaui proyeksi dengan tingkat yang sangat signifikan. PT Railink berhasil melayani 4 juta penumpang sepanjang Januari hingga Juli 2025, mencatatkan peningkatan yang menggembirakan sebesar 30,6% dibandingkan 3,1 juta penumpang pada periode yang sama tahun 2024. Integrasi yang mulus antara berbagai moda transportasi menjadi kunci utama pencapaian yang melampaui target yang telah ditetapkan.
Sistem terintegrasi yang sempurna terbukti dari sinergi operasional yang optimal di seluruh rute layanan yang dikelola. KA Bandara YIA di Yogyakarta mencatat kontribusi yang stabil dengan 1,6 juta penumpang gabungan dari layanan reguler dan ekspres, mengalami peningkatan dari 1,5 juta penumpang tahun sebelumnya. Sementara KA Srilelawangsa di Medan menunjukkan integrasi terbaik dengan melayani 2,4 juta penumpang, mencatatkan pertumbuhan hampir 58% dari 1,5 juta penumpang tahun lalu.
Pertumbuhan yang melampaui proyeksi ini mencerminkan pulihnya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api bandara sebagai pilihan perjalanan yang nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi. Kemudahan konektivitas dengan berbagai moda transportasi lainnya memberikan nilai tambah yang sangat signifikan bagi penumpang. Sistem yang terintegrasi memungkinkan perjalanan yang seamless dari titik asal hingga destinasi akhir.
“Kami menyambut baik peningkatan jumlah penumpang di tahun 2025 sebagai indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Bandara terus tumbuh. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan inovasi, peningkatan pelayanan, serta memperluas konektivitas antar moda,” ungkap Manager Komunikasi Perusahaan, Ayep Hanapi. Keberhasilan integrasi ini mendorong PT Railink untuk terus mengembangkan konektivitas yang semakin sempurna dan komprehensif di masa mendatang.
(Redaksi)

