Sidareja, 27 Agustus 2025 – Perjalanan kereta api di Stasiun Sidareja membuktikan peran vitalnya dalam menghubungkan masyarakat dari satu kota ke kota lain. Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, tercatat 89.334 penumpang naik dari stasiun ini. Angka tersebut menegaskan posisi Sidareja sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Cilacap bagian barat.
Rata-rata, lebih dari 11 ribu orang setiap bulannya memanfaatkan layanan kereta api di Sidareja. Jumlah itu menunjukkan bahwa masyarakat terus menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk mobilitas jarak menengah maupun jauh.
Tren perjalanan memperlihatkan pola yang beragam. Januari mencatat 9.944 penumpang, Februari 8.947, Maret 8.667, lalu melonjak drastis pada April hingga 14.675 penumpang. Peningkatan tersebut didorong oleh momen Angkutan Lebaran.
Setelah April, angka penumpang kembali stabil. Mei mencatat 10.598 penumpang, Juni 13.708, Juli 13.273, sebelum menurun di Agustus menjadi 9.522 penumpang.
Selain penumpang naik, arus penumpang turun juga tinggi. Data menunjukkan Maret menjadi bulan dengan jumlah terbanyak yaitu 17.535 orang, sementara Februari mencatat angka terendah 10.092 orang.
“Jumlah ini menunjukkan bahwa Stasiun Sidareja tetap menjadi salah satu simpul penting mobilitas masyarakat di wilayah Cilacap bagian barat. Rata-rata lebih dari sebelas ribu pengguna jasa per bulan memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka,” ujar Krisbiyantoro, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto.
Stasiun Sidareja melayani perjalanan menuju berbagai kota besar di Jawa. Kereta api yang melintas di antaranya Lodaya, Malabar, Mutiara Selatan, Pasundan, Serayu, Kahuripan, hingga Baturaden Ekspres.
Dengan jadwal yang beragam mulai dini hari hingga tengah malam, stasiun ini menjadi titik transit strategis yang mempertemukan masyarakat antar kota. Hal ini semakin mengukuhkan peran Sidareja sebagai stasiun penghubung penting di lintas selatan Jawa.
KAI Daop 5 Purwokerto pun memastikan pelayanan terus ditingkatkan. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui aplikasi Access by KAI dan selalu menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan,” pungkas Krisbiyantoro. (Redaksi)

