Madiun, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah secara resmi meluncurkan program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” pada 30 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan perwujudan komitmen KAI untuk tidak hanya menjadi penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor pariwisata. Program ini lahir dari sinergi yang kuat antara PT KAI dengan dua belas pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur, melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Fokus utama kolaborasi ini adalah memanfaatkan jaringan perkeretaapian sebagai tulang punggung untuk menyajikan pengalaman wisata yang terintegrasi, juga untuk menyambut kedatangan wisatawan mancanegara.
Program “Rail Tour Jawa Timur” dirancang secara spesifik untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang terpadu dan unik. Kereta api dijadikan moda transportasi utama yang secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan menjamin kenyamanan dan kemudahan akses. Inisiatif ini mengusung tajuk “Keliling Dunia Tanpa Paspor,” yang secara simbolis mengajak wisatawan, termasuk mancanegara, untuk menjelajahi kekayaan lokal yang bernilai global. KAI menargetkan peningkatan pergerakan wisatawan mancanegara hingga 17% melalui program ini.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa program ini adalah perwujudan dari kolaborasi lintas sektor yang sangat dibanggakan, mencakup pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal. Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan memberikan kesan perjalanan yang baru. Perjalanan yang ditawarkan tidak hanya nyaman, tetapi juga sarat akan nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Paket-paket wisata yang tersedia sangat beragam, seperti Paket Wisata Kota Pecel Madiun, Kota Angin Nganjuk, Kota Santri Jombang, Kota Tua Kediri, Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan Kota Bumi Bung Karno Blitar, telah disiapkan dengan standar internasional.
“Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur,” tegas Zainul dalam keterangan tertulisnya pada Senin (24/11/2025). Melalui inisiatif ini, Daop 7 Madiun bersama para mitra berharap dapat mendorong pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara secara signifikan. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk menguatkan pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan jumlah kunjungan dan transaksi di sektor UMKM dan penciptaan peluang usaha kreatif, menjadikannya katalisator bagi kebangkitan pariwisata daerah. (Redaksi)

