Jakarta, 30 Desember 2025 – Menghadapi tingginya mobilitas masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Group menambah frekuensi perjalanan di berbagai layanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan transportasi publik tetap terlayani secara optimal hingga awal Tahun 2026.
Penambahan frekuensi perjalanan tersebut dirancang secara terintegrasi dengan memperhatikan aspek keselamatan, keandalan operasional, dan kenyamanan penumpang. KAI Group memastikan setiap penyesuaian dilakukan berdasarkan hasil pemantauan pergerakan penumpang di lapangan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa seluruh elemen pendukung telah disiapkan secara menyeluruh.
“KAI Group memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sumber daya manusia berada dalam kondisi siap operasi melalui rangkaian pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan berlapis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di penghujung tahun,” ungkap Anne.
Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI mengoperasikan 7.982 perjalanan selama periode Nataru atau meningkat 8,6 persen dibandingkan periode sebelumnya. Penambahan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang pada jam-jam sibuk.
Pada layanan lainnya, KAI Commuter menjalankan 23.061 perjalanan, KAI Bandara 1.692 perjalanan, LRT Sumsel 1.764 perjalanan, dan LRT Jabodebek 5.994 perjalanan atau meningkat 7,1 persen. Seluruh layanan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah operasional masing-masing.
Secara keseluruhan, frekuensi perjalanan KAI Group mencapai 40.493 perjalanan atau bertambah 2,6 persen dibandingkan Angkutan Nataru tahun lalu, di luar layanan Whoosh dan KA Makassar–Parepare.
Penambahan frekuensi ini juga didukung peningkatan kapasitas angkut sehingga distribusi penumpang tetap terkendali dan perjalanan dapat berlangsung aman serta lancar.
“KAI Group akan terus memantau dinamika pergerakan penumpang hingga puncak libur Tahun Baru 2026. Melalui penguatan keselamatan, kesiapan operasional, dan peningkatan kapasitas layanan, KAI Group memastikan transportasi publik tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas, aktivitas sosial, dan perputaran ekonomi pada awal tahun 2026,” tutup Anne. (Redaksi)

