Purwokerto, 6 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto terus menegaskan komitmennya terhadap pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan. Sepanjang semester pertama 2025, perusahaan ini telah menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp183.864.000 untuk berbagai kegiatan yang memberi dampak langsung pada masyarakat dan lingkungan sekitar jalur kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari tekad perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. “Program TJSL ini bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran KAI sebagai perusahaan milik negara yang ingin tumbuh bersama masyarakat. Bantuan ini kami salurkan untuk mendukung aspek sosial, keagamaan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan kelompok rentan,” ungkapnya.

Dana sebesar Rp128.939.000 pada triwulan pertama digunakan untuk program-program strategis, di antaranya Gerakan Satu Juta Pohon yang dilaksanakan di area stasiun. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana hijau, menambah kenyamanan pengguna jasa, dan menjaga kualitas udara di lingkungan perkeretaapian.

Selain itu, santunan dan bantuan sosial diberikan kepada warga Kelurahan Kober serta pekerja harian di Stasiun Purwokerto, termasuk porter dan petugas kebersihan. Langkah ini merupakan bentuk penghargaan terhadap dedikasi mereka dalam mendukung kelancaran operasional kereta api.

KAI Daop 5 juga memberikan perhatian pada sarana ibadah. Renovasi fasilitas ibadah di sekitar stasiun dilakukan untuk menunjang kenyamanan kegiatan keagamaan dan mempererat hubungan sosial masyarakat sekitar.

Pada triwulan kedua, sebesar Rp54.925.000 dialokasikan untuk renovasi Musholla Nurul Jannah dan pembangunan fasilitas Masjid Sirandu (Mustofa Al Hamadi). Keduanya menjadi pusat ibadah yang bermanfaat bagi masyarakat luas, termasuk penumpang kereta api.

“Bantuan ini tidak hanya bersifat material, tetapi juga merupakan bentuk empati dan solidaritas kami terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran KAI memberikan manfaat langsung dan positif, terutama bagi mereka yang berada di sekitar jalur dan fasilitas kereta api,” tambah Krisbiyantoro.

Selain mengalirkan bantuan, KAI Daop 5 mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Masyarakat diminta mematuhi aturan di perlintasan sebidang, tidak beraktivitas di jalur KA, dan turut menjaga kebersihan fasilitas umum.

Dengan sinergi antara perusahaan dan masyarakat, KAI optimis transportasi massal berbasis kereta api akan terus berkembang menjadi moda yang aman, nyaman, dan membanggakan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *