Jakarta, 12 Agustus 2025 – Era digitalisasi transportasi publik di Yogyakarta memasuki fase baru dengan implementasi kerjasama strategis antara KAI dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang mengintegrasikan teknologi modern dalam setiap aspek layanan perkeretaapian. Transformasi digital ini tidak hanya meliputi sistem pemesanan dan pembayaran, tetapi juga mencakup monitoring real-time, predictive maintenance, dan customer experience yang dipersonalisasi.
Commuter Line Yogyakarta menjadi contoh sukses implementasi teknologi digital dengan melayani 4.413.690 pelanggan pada Semester I 2025, meningkat 17,25% dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini tidak terlepas dari penerapan sistem digital yang memudahkan akses, meningkatkan reliability, dan memberikan informasi real-time kepada penumpang mengenai jadwal, kondisi kereta, dan estimasi waktu tempuh.
KA Bandara YIA yang mencatat peningkatan luar biasa 30,63% dengan melayani 1.620.339 penumpang juga memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan seamless experience dari check-in hingga boarding. Sistem terintegrasi ini memungkinkan sinkronisasi dengan jadwal penerbangan, notifikasi otomatis, dan layanan customer service yang responsif melalui berbagai channel digital.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menekankan komitmen perusahaan terhadap inovasi teknologi. “Kami terus berinvestasi dalam teknologi digital untuk memastikan bahwa setiap aspek perjalanan penumpang menjadi lebih mudah, nyaman, dan efisien, sejalan dengan perkembangan teknologi global dan ekspektasi masyarakat modern,” ungkap Didiek. Visi ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ambisius hingga 2029 dimana Stasiun Yogyakarta ditargetkan melayani 5.097.324 penumpang dengan dukungan infrastruktur digital yang canggih.
(Redaksi)

