Jakarta, 25 November 2025 – Kenyamanan parkir di stasiun selama masa libur Natal dan Tahun Baru tahun ini dikawal ketat oleh Resparking KAI sejak awal hingga akhir periode layanan khusus Nataru. Mulai dari pengaturan area, kesiapan petugas, hingga ketersediaan fasilitas tambahan untuk pemilik motor dan mobil disusun untuk mengikuti puncak arus mudik dan balik yang diperkirakan terjadi di rentang 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026. Tujuannya agar pelanggan yang menitipkan kendaraan merasa layanan parkir tidak menjadi titik rawan gangguan saat bepergian.
Bagi pengendara roda dua, sarung helm menjadi salah satu fasilitas yang kini banyak diburu karena memberikan perlindungan ekstra bagi helm yang ditinggal di parkiran. Perlindungan terhadap hujan dan debu ini penting karena helm yang lembap dan kotor berpotensi mengurangi kenyamanan dan keamanan berkendara ketika pelanggan telah kembali dari perjalanan. Dengan adanya sarung helm gratis, pelanggan tidak perlu repot membawa pelindung sendiri atau mencari alternatif penyimpanan helm di luar area stasiun.
Sementara itu, pengguna mobil memperoleh rasa aman tambahan berkat penyediaan dongkrak hidrolik dan jumper aki di area parkir. Layanan teknis ini sangat membantu ketika pelanggan menemukan ban kempis atau aki menurun setelah kendaraan beberapa hari tidak digunakan. Semua bantuan ini dapat diakses tanpa biaya di stasiun seperti Gambir, Pasar Senen, sejumlah stasiun di Bandung dan Cirebon, hingga Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Malang, dan Jember.
Nyoman Suardhita menegaskan bahwa pengawalan kenyamanan parkir dilakukan menyeluruh, bukan hanya saat puncak arus. “Semuanya kami siapkan agar pelanggan merasa tenang saat melakukan perjalanan, baik ketika menitipkan kendaraan di awal keberangkatan maupun saat mengambilnya kembali di akhir liburan,” katanya. Dengan demikian, area parkir stasiun diharapkan dapat menjadi bagian pengalaman perjalanan yang positif, bukan sumber kekhawatiran baru bagi pelanggan KAI.
(Redaksi)

