Jakarta, 9 September 2025 – Fenomena penipuan lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin marak. Untuk itu, KAI Daop 5 Purwokerto mengeluarkan imbauan agar masyarakat lebih waspada dan tidak terjebak.
Manager Humasda KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengingatkan bahwa seluruh proses rekrutmen KAI sama sekali tidak dipungut biaya. Pendaftaran resmi hanya dapat dilakukan melalui laman e-recruitment.kai.id yang dikelola langsung oleh perusahaan.
“Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan dapat meloloskan seleksi rekrutmen KAI dengan meminta sejumlah uang atau imbalan dalam bentuk apapun, maka dapat dipastikan hal tersebut adalah penipuan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan langsung ke laman resmi e-recruitment.kai.id agar terhindar dari kerugian,” tegas Krisbiyantoro.
Ia menambahkan, tidak ada pihak ketiga yang dilibatkan dalam penerimaan pegawai KAI. Setiap permintaan pembayaran dengan dalih administrasi, akomodasi, maupun biaya lain, jelas merupakan bentuk penipuan.
Modus penipuan semakin beragam, mulai dari pesan berantai di WhatsApp, SMS, hingga akun media sosial yang menyerupai akun resmi perusahaan. Bahkan, beberapa situs palsu dibuat menyerupai laman KAI untuk menjebak korban.
“Calon pelamar diminta untuk memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi KAI. Jangan mudah percaya dengan iming-iming pekerjaan cepat, apalagi jika diminta membayar sejumlah uang,” ujar Krisbiyantoro.
Sebagai bentuk komitmen, PT KAI menegaskan bahwa seleksi dijalankan secara profesional, transparan, dan berintegritas. Semua pelamar memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung tanpa ada jalur khusus berbayar.
Untuk mencegah jatuhnya korban baru, KAI menyediakan kanal resmi berupa website e-recruitment.kai.id, Contact Center 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, serta akun media sosial resmi KAI. (Redaksi)

