Palembang, 23 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang memasang ratusan CCTV untuk mencegah pelecehan dan pencurian di stasiun serta area kereta api. Sebanyak 1.099 unit CCTV tersebar di 67 lokasi strategis, termasuk peron, lorong, dan ruang tunggu.

Pemasangan CCTV mencakup 289 unit di lintas stasiun, 708 unit di Stasiun LRT Sumsel, dan 102 unit di fasilitas operasional penting seperti Depo, kantor Divre, dan Pusat Pengendali Operasi.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI untuk memberikan perlindungan ekstra bagi penumpang kereta api. Kami ingin menciptakan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah tindak kejahatan seperti pencurian, pelecehan seksual, maupun gangguan lainnya di lingkungan stasiun dan area pelayanan,” ujar Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti.

CCTV ditempatkan di ruang tunggu, lorong sempit, peron, pintu kamar mandi, dan area rawan untuk meminimalkan risiko kejahatan. Area parkir juga terpantau untuk menjaga keamanan kendaraan pelanggan.

Di perlintasan dan area muat bongkar batubara, sistem pengawasan memastikan operasional tetap aman. Depo sarana dan kantor resort menjadi titik penting yang diawasi untuk mencegah akses pihak tidak berkepentingan.

Pemantauan real-time memungkinkan petugas menanggapi setiap kejadian dengan cepat. Rekaman CCTV juga bisa digunakan sebagai bukti dalam proses penyelidikan bila diperlukan.

“Selain untuk pengamanan penumpang dan barang, pemasangan CCTV juga dimaksudkan untuk menjaga aset dan fasilitas perusahaan dari gangguan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan sistem pengawasan ini, operasional kereta api dapat berlangsung lebih optimal dan terkendali,” tambah Aida.

Dengan ratusan CCTV, KAI Divre III Palembang memperkuat proteksi terhadap penumpang dan mencegah tindak kejahatan di stasiun. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *