Jakarta, 27 November 2025 – Rantai pasok industri di Jawa Tengah tetap terjaga selama periode Natal dan Tahun Baru berkat layanan logistik kereta api yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang. Kelancaran suplai bahan pendukung produksi menjadi kunci keberlangsungan aktivitas industri di tengah mobilitas tinggi akhir tahun.
Franoto Wibowo dari KAI Daop 4 Semarang menjelaskan bahwa beroperasinya layanan angkutan barang selama masa Nataru berperan menjaga stabilitas rantai pasok industri. Kelancaran suplai bahan pendukung produksi seperti material pembangunan, kebutuhan manufaktur, dan komponen penunjang lainnya membantu keberlangsungan aktivitas industri dan proyek konstruksi di wilayah Jawa Tengah. Peran ini menjadi vital dalam mendukung ekonomi regional.
Secara operasional, layanan angkutan barang di wilayah Daop 4 mengoperasikan rata-rata 25 perjalanan kereta api barang per hari dengan volume muatan mencapai 750 ton setiap harinya. “Angka tersebut mencerminkan stabilitas layanan logistik kereta api dalam mendukung kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai sektor lain sepanjang tahun, termasuk pada periode puncak libur panjang,” kata Franoto. Konsistensi ini menjadi jaminan kelancaran distribusi.
KAI Daop 4 menyediakan beragam layanan termasuk general cargo, Barang Hantaran Potongan, dan petikemas untuk memenuhi kebutuhan distribusi yang bervariasi. Wilayah operasional Daop 4 juga berfungsi sebagai lokasi penurunan komoditas strategis seperti semen dan bahan bakar minyak, memastikan ketersediaan pasokan untuk mendukung aktivitas industri. Dengan pendekatan menyeluruh ini, KAI Daop 4 berkontribusi menjaga stabilitas rantai pasok industri Jawa Tengah selama masa Nataru.
(Redaksi)

