Jakarta, 16 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat posisinya sebagai penggerak utama dalam membangun rantai pangan nasional yang tangguh melalui konsep jalur hijau. Dengan moda transportasi rel yang efisien, KAI menghadirkan solusi distribusi yang rendah emisi sekaligus ramah lingkungan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim dan fluktuasi pasokan global. Jalur rel menjadi kunci konektivitas antara sentra produksi dan pasar di seluruh wilayah Indonesia.

“Ketahanan pangan tidak hanya tentang produksi, tetapi juga bagaimana hasil pertanian dapat tersampaikan dengan efisien dan berkelanjutan. Di sinilah jalur hijau KAI berperan penting,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

Anne menjelaskan bahwa sepanjang 2025, KAI telah mengangkut lebih dari 16 ribu ton pupuk ke berbagai daerah pertanian. Angka ini menunjukkan peran strategis transportasi rel dalam menjaga rantai pasok pangan tetap stabil.

Melalui penerapan sistem logistik hijau, KAI juga memperkuat pemantauan pengiriman secara digital untuk memastikan ketepatan waktu dan efisiensi dalam setiap tahap distribusi.

KAI berharap sistem transportasi rendah emisi ini dapat memperkuat kepercayaan petani serta memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi daerah.

“Rel hijau bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi simbol komitmen kami menjaga pangan Indonesia tetap bergerak di jalur keberlanjutan,” kata Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *