Medan, 27 Agustus 2025 – Perubahan akses penumpang KA Bandara di Stasiun Medan tidak akan mengurangi kualitas layanan. PT Railink (KAI Bandara) memastikan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas meski jalur masuk mengalami penyesuaian mulai 3 September 2025.
Penyesuaian ini dilakukan setelah PT Railink bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memutuskan untuk membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) penumpang sebagai bagian dari pembangunan jalur layang dan pelebaran stasiun.
Dengan perubahan tersebut, penumpang KA Bandara Srilelawangsa hanya bisa masuk melalui Jalan Jawa. Sebelumnya, akses juga tersedia melalui Jalan Stasiun Kereta Api dan pintu depan Lapangan Merdeka.
Sedangkan penumpang KA Sribilah Utama, KA Putri Deli, dan KA Siantar Ekspres tidak terdampak. Mereka tetap dapat menggunakan jalur masuk yang lama, yaitu Jalan Stasiun Kereta Api atau Lapangan Merdeka.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya tetap menjaga ketepatan waktu dan keamanan layanan. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat adanya penyesuaian akses masuk. Namun, kami memastikan bahwa penumpang tetap dapat menikmati layanan KA Bandara Srilelawangsa dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Proyek ini merupakan investasi jangka panjang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.
Railink menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari transformasi jangka panjang untuk menciptakan transportasi publik modern di Medan.
Dengan demikian, meski ada perubahan akses, penumpang dapat tetap menikmati perjalanan yang nyaman menuju Bandara Internasional Kualanamu. (Redaksi)

