Purwokerto, 6 Oktober 2025 – Bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero), ketepatan waktu bukan hanya slogan, melainkan komitmen yang dijaga dengan serius. Di Daerah Operasi 5 Purwokerto, komitmen ini diwujudkan melalui kerja nyata Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka), unit yang menjadi otak di balik setiap perjalanan kereta yang melintas tepat waktu dan aman.

Sebagai pusat kendali utama, Pusdalopka bertugas memastikan seluruh perjalanan di wilayah kerja Daop 5 berjalan lancar tanpa hambatan. Wilayah operasional yang membentang dari Prupuk hingga Kutoarjo dan dari Langen sampai Cilacap dikenal sebagai jalur strategis dan sibuk di Pulau Jawa. Karena itu, sistem kendali yang presisi menjadi faktor penentu keberhasilan operasional.

Pada triwulan ketiga tahun 2025, capaian Pusdalopka Daop 5 membuktikan kualitas kerja yang tinggi. Ketepatan waktu keberangkatan KA penumpang mencapai 99,46 persen, KA barang 97,52 persen, sementara ketepatan kedatangan KA penumpang 98,74 persen dan KA barang 99,19 persen. Angka ini menggambarkan betapa kuatnya sistem kontrol dan koordinasi di balik layar.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif dari seluruh unsur operasional. Pusdalopka berperan sebagai pusat kontrol yang terus memantau pergerakan kereta api secara real-time, dan memastikan penanganan cepat jika terjadi kendala di lapangan,” ujar Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto.

Setiap harinya, tim Pusdalopka mengendalikan rata-rata 138 perjalanan kereta api, yang terdiri dari 110 KA penumpang dan 28 KA barang. Dalam frekuensi setinggi itu, ketepatan informasi dan komunikasi real-time dengan petugas lapangan menjadi kunci utama dalam menghindari potensi keterlambatan.

Selain pemantauan, Pusdalopka juga bertugas melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab gangguan perjalanan. Proses ini menjadi dasar pengambilan langkah korektif agar setiap masalah dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

“Komunikasi adalah hal yang sangat vital dalam menjaga perjalanan kereta api. Koordinasi yang intens antara pusat pengendali dan masinis menjadi garda awal untuk mencegah gangguan perjalanan dan menjaga keselamatan,” ujar Imanuel.

Kinerja gemilang ini menegaskan bahwa ketepatan waktu bukan sekadar janji bagi KAI, melainkan hasil dari kerja sistematis, disiplin, dan komitmen seluruh tim yang bekerja siang malam menjaga kelancaran operasional di balik layar. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *