Jakarta, 29 Desember 2025 – Pembangunan Stasiun Jatake kini telah mencapai angka progres 98,56 persen, menandakan kesiapan penuh untuk mendukung layanan Commuter Line Rangkasbitung pada tahun 2026 mendatang. Stasiun baru ini dibangun untuk mengakomodasi tingginya antusiasme warga dalam menggunakan transportasi publik berbasis rel yang terbukti lebih efektif menghindari kemacetan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan DJKA Kemenhub terus mematangkan uji kelaikan prasarana guna memastikan keamanan tanpa kompromi. Dengan fasilitas gedung tiga lantai yang modern, stasiun ini diharapkan menjadi ikon baru transportasi di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Tercatat ada peningkatan jumlah pengguna yang sangat tajam di lintas Rangkasbitung, di mana pada tahun 2025 ini jumlahnya telah menyentuh angka 70.496.181 pengguna. Jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencatatkan 62.085.471 pengguna, terlihat ada kenaikan lebih dari 8 juta penumpang dalam kurun waktu singkat. Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menekankan bahwa pertumbuhan ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat membutuhkan layanan transportasi massal yang andal dan luas. Stasiun Jatake dipersiapkan sebagai langkah antisipasi agar kapasitas layanan tetap sebanding dengan jumlah pengguna yang terus bertambah setiap waktunya.

“Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang andal terus meningkat. Stasiun Jatake dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan akses yang lebih dekat, perjalanan yang lebih tertata, serta distribusi penumpang yang lebih merata,” ujar Bobby. Pihaknya berupaya agar stasiun ini tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan melalui desain gedung yang ramah lingkungan. Dengan peron sepanjang 250 meter, stasiun ini siap melayani kereta dengan kapasitas angkut yang besar untuk mempermudah pergerakan massa di lintas Tanah Abang menuju Rangkasbitung.

Selain aspek operasional, KAI juga memperhatikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar melalui penyediaan zona komersial di dalam stasiun. Fasilitas penunjang seperti area parkir dan ruang perkantoran juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan operasional sehari-hari. Anne Purba menyatakan bahwa penguatan aspek keselamatan dan kenyamanan adalah janji utama KAI kepada pelanggan setianya. “Dengan penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian,” jelas Anne menutup keterangannya di sela peninjauan proyek (Redaksi).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *