Jakarta, 6 Agustus 2025 – Pertunjukan musik akustik di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau menciptakan pengalaman budaya yang unik bagi peserta ICCN dalam menjelajahi kekayaan seni Minangkabau. Inovasi menghadirkan pertunjukan seni di ruang stasiun menunjukkan kreativitas PT KAI dalam mengubah ruang transit menjadi ruang budaya yang hidup. Konsep ini memberikan dimensi baru dalam fungsi stasiun sebagai pusat budaya.

Pertunjukan musik akustik yang dikombinasikan dengan penyajian kuliner tradisional menciptakan pengalaman yang melibatkan berbagai indra dan berkesan. Strategi ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya pendekatan menyeluruh dalam promosi budaya. Stasiun tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat menunggu, tetapi menjadi destinasi budaya yang menarik.

Yulviadi Adek mengapresiasi kreativitas KAI dalam menghadirkan pertunjukan musik akustik yang akrab namun berkualitas. Pendekatan ini berhasil menciptakan atmosfer yang hangat dan ramah bagi peserta ICCN. Pertunjukan musik akustik menjadi jembatan yang efektif dalam memperkenalkan kekayaan seni musik Minangkabau kepada penonton yang beragam.

“PT KAI yang telah menyiapkan penyambutan luar biasa ini. Hari pertama ini saja sudah menunjukkan bahwa penyambutan kita penuh rasa, budaya, dan inovasi,” ujar Yulviadi. Pertunjukan musik akustik terbukti menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan kesan pertama yang positif dan berkesan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *