Jakarta, 28 Desember 2025 – Pertumbuhan pengguna Commuter Line di lintas Rangkasbitung yang mencapai 70,4 juta hingga November 2025 mendorong PT Kereta Api Indonesia bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub menghadirkan Stasiun Jatake sebagai solusi untuk mengakomodasi lonjakan permintaan layanan transportasi massal. Angka pertumbuhan yang sangat signifikan dalam empat tahun terakhir menunjukkan bahwa kereta api telah menjadi pilihan utama mobilitas harian masyarakat di kawasan penyangga Jakarta.

Data pertumbuhan menunjukkan tren kenaikan konsisten dari 43,3 juta pengguna pada 2022, melonjak menjadi 62 juta pada 2023, kemudian mencapai 69,9 juta pada 2024, dan terus bertambah hingga 70,4 juta sepanjang Januari sampai November 2025. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line sekaligus menunjukkan kebutuhan mendesak akan penambahan infrastruktur untuk menjaga kualitas layanan tetap optimal.

Kehadiran Stasiun Jatake yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang menjadi jawaban atas pertumbuhan tersebut dengan menyediakan titik pemberhentian baru di lintas Rangkasbitung. Stasiun yang dibangun dengan konsep Transit Oriented Development ini memiliki kapasitas melayani hingga 20.000 penumpang per hari dengan fasilitas lengkap termasuk peron sepanjang 250 meter, gedung tiga lantai, area komersial, dan tempat parkir kendaraan. “Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” kata Bobby.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa kolaborasi KAI dengan DJKA Kemenhub dalam pembangunan stasiun ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan perkeretaapian seiring dengan pertumbuhan pengguna. Pembangunan yang telah mencapai progres 98,56 persen kini memasuki tahap pengujian akhir sebelum diresmikan pada Januari 2026. “Melalui penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran stasiun ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian di kawasan Tangerang dan sekitarnya,” ujar Anne.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *