Jakarta, 22 September 2025 – Seiring bertambahnya usia PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang ke-80, layanan perintis KA Cut Meutia di Aceh terus menunjukkan perkembangan. Salah satu langkah penting adalah perpanjangan lintasan perjalanan yang kini menghadirkan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Awalnya, KA Cut Meutia hanya melayani jalur sejauh 11,5 km dari Krueng Geukueh hingga Krueng Mane. Namun sejak Juni 2023, perjalanan diperpanjang hingga Kutablang dengan panjang lintasan 21,4 km. Perubahan ini menjadikan Kutablang sebagai stasiun paling barat di Indonesia yang dilayani kereta api.

Layanan ini beroperasi menggunakan rangkaian Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) buatan PT INKA. Dengan tarif terjangkau Rp2.000, masyarakat kini memiliki pilihan transportasi murah meriah yang nyaman sekaligus membuka akses ke berbagai destinasi wisata di Aceh Utara.

Sejak Januari hingga Agustus 2025, kereta ini berhasil melayani 30.527 penumpang, dengan angka tertinggi pada Februari mencapai 8.291 orang. Total 1.944 perjalanan telah ditempuh, menegaskan konsistensi layanan yang semakin diminati masyarakat.

“KA Cut Meutia hadir sebagai transportasi andalan masyarakat sekaligus pintu menuju pengalaman wisata yang khas di Aceh. Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat menikmati panorama pantai seperti Pantai Mulia, Pantai Curah, hingga Pantai Krueng Mane. Inilah wujud layanan Semakin Melayani di HUT ke-80 KAI, menghadirkan perjalanan singkat yang penuh cerita dan memperkaya pengalaman berwisata bagi masyarakat di sana,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Selain sebagai sarana mobilitas, perpanjangan lintasan juga memberi dorongan bagi perkembangan ekonomi lokal. Desa-desa di sepanjang rute mendapatkan akses lebih baik, sementara potensi wisata semakin terbuka lebar.

Dengan lintasan baru ini, KA Cut Meutia bukan hanya transportasi perintis, tetapi juga motor penggerak konektivitas yang menambah manfaat luas bagi masyarakat Aceh. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *