Purwokerto, 15 Oktober 2025 – Upaya KAI dalam menghadirkan transportasi publik yang inklusif terus berlanjut. Melalui pembangunan peron tinggi di Stasiun Purwokerto yang kini mencapai 66,5 persen, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto memastikan fasilitas baru tersebut akan lebih ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperkuat aspek aksesibilitas dan keselamatan, agar seluruh pelanggan dapat menikmati layanan dengan nyaman tanpa hambatan fisik.

Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengatakan peninggian peron akan memberi kemudahan bagi pelanggan yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun membawa barang bawaan.

“Peninggian peron akan memudahkan pelanggan, terutama penyandang disabilitas, lansia, dan penumpang dengan barang bawaan, agar dapat naik dan turun kereta dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Krisbiyantoro.

Peron baru ini dirancang dengan tinggi 100 sentimeter dari kop rel, disesuaikan dengan pintu kereta jarak jauh dan menengah, sehingga penumpang tak perlu lagi melangkah terlalu tinggi untuk masuk ke gerbong.

Selama proses pembangunan berlangsung, KAI memastikan operasional kereta tetap berjalan normal dan aman. Pekerjaan dilaksanakan bertahap dengan pengawasan ketat sesuai standar teknis.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan operasional dan pelanggan, sehingga setiap pekerjaan dilakukan sesuai prosedur teknis dan jadwal yang telah ditetapkan,” tambah Krisbiyantoro.

Selain menghadirkan fasilitas yang lebih inklusif, pembangunan ini juga beriringan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Tercatat, jumlah pelanggan naik di Stasiun Purwokerto mencapai lebih dari 1,2 juta orang hingga September 2025.

KAI berharap, setelah peron tinggi rampung, Stasiun Purwokerto dapat menjadi contoh fasilitas publik yang ramah bagi semua kalangan dan mencerminkan semangat pelayanan tanpa diskriminasi. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *