Jakarta, 4 Agustus 2025 – Permintaan maaf yang tulus dari KAI Daop 3 Cirebon kepada seluruh pelanggan yang terdampak anjloknya KA Argo Bromo Anggrek menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan prima. Kejadian yang terjadi di Stasiun Pegadenbaru, Subang pada Jumat lalu telah mengganggu perjalanan ribuan penumpang dan memerlukan penanganan khusus dari pengelolaan KAI.

Mohamad Arie Fathurrochman selaku Wakil Presiden KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan bahwa kesabaran dan pengertian pelanggan sangat berarti bagi perusahaan dalam menghadapi situasi darurat ini. Evakuasi rangkaian kereta berhasil diselesaikan pada Sabtu pukul 07.07 WIB, sementara perbaikan jalur terus berlanjut hingga jalur kembali dapat digunakan sejak pukul 10.57 WIB dengan dilewati pertama kali oleh KA Argo Lawu.

Upaya perbaikan yang dilakukan secara intensif telah membuahkan hasil, dimana kedua jalur yang sempat terputus sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api dengan kecepatan terbatas sejak Sabtu siang. KAI Daop 3 Cirebon menerapkan pembatasan kecepatan kereta api di lokasi kejadian sebagai upaya mitigasi risiko, yaitu 60 km/jam pada jalur dari Cirebon ke Jakarta dan sebaliknya.

“Para pelanggan yang terdampak dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana atau kembalian 100 persen. Pengajuan kembalian dapat dilakukan hingga 7×24 jam setelah jadwal keberangkatan,” ujar Arie. Kebijakan ini menunjukkan komitmen KAI untuk memberikan kompensasi yang adil kepada pelanggan yang mengalami kerugian akibat gangguan layanan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *