Jakarta, 19 November 2025 – Tren pertumbuhan penumpang kereta api di Indonesia terus menunjukkan perkembangan menggembirakan dengan total 45,8 juta penumpang tercatat sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2025. Peningkatan 7,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang semakin menguat. Di tengah pertumbuhan ini, layanan Joglosemarkerto tampil sebagai yang paling favorit dengan menempati dua posisi teratas dalam daftar kereta komersial dengan penumpang terbanyak.
Data yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan bahwa dari sepuluh kereta dengan volume penumpang tertinggi, Joglosemarkerto mendominasi dengan dua relasi yang berbeda. Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan popularitas rute tersebut, tetapi juga menunjukkan efektivitas strategi KAI dalam menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Rute-rute lain seperti Matarmaja, Jayakarta, dan Kertajaya juga mencatat angka penumpang yang tinggi, namun tidak menyamai pencapaian Joglosemarkerto.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyatakan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan minat perjalanan lintas kota dengan rute populer di Jawa. “KAI terus berupaya menjaga kualitas layanan dan memastikan konektivitas antardaerah berjalan optimal, sehingga masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk berpergian,” ungkap Anne. Upaya perusahaan dalam meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keterjangkauan tarif menjadi faktor kunci keberhasilan ini.
Pertumbuhan penumpang yang konsisten menjadi dorongan bagi KAI untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan. Perusahaan berkomitmen melakukan modernisasi armada, digitalisasi sistem pemesanan, dan peningkatan fasilitas stasiun untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik. Dengan tren positif yang terus berlanjut, KAI optimis dapat mempertahankan posisinya sebagai penyedia transportasi publik terdepan yang andal dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
(Redaksi)

